PENDIDIKAN ISLAM DI TENGAH MASYARAKAT MULTI-ETNIK: Mendesain Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Era Globalisasi

Nurwahid Ihsanudin

Abstract


Perbedaan tipikal dan karakter individual yang terdapat dalam kultur setiap kelompok etnik memiliki hubungan resiprokal dengan dinamika pendidikan. Eksistensi tersebut merupakan khazanah sekaligus tantangan bagi para guru di tengah masyarakat multietnik yang multikultur. Sebab dengan perbedaan kultur itulah di samping guru dapat mengambil pelajaran, ia juga dihadapkan dengan primordialisme masyarakat. Dalam Pendidikan Islam keanekaragaman merupakan suatu keniscayaan sebagai Kodarallah (ketetapan Allah). Berbekal kesadaran bahwa Islam sebagai rahmat al alamin, maka bagi guru perbedaan kultur akan dipandang sebagai ikhtilaf al tanawu (perbedaan bersifat variatif).


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Dipublikasikan oleh:

MADANIA: Jurnal-Jurnal Keislaman
Kopertais Wilayah XII Riau - Kepri
email: madania@uin-suska.ac.id
 
Diindeks oleh: