TAUHIDISASI PENDIDIKAN ISLAM: Kontribusi Model Pendidikan Tauhid Ilahiah dalam Membangun Wajah Pendidikan Islam

Syahraini Tambak, Desi Sukenti

Abstract


Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis model pendidikan tauhid Ilahiah sebagai kontribusi bagi pengembangan tauhidisasi pendidikan Islam di Asia Tenggara. Wajah pendidikan Islami dibangun berdasarkan konsep khalifah yang dirujuk dari al-Qur’an. Terdapat dua hal untuk dikembangkan dari konsep khalifah dalam pendidikan Islam, yaitu siyadah-potensi dan ibadah-akhlak aktual untuk melahirkan peradaban gemilang. Dalam pengembangan ini diperlukan aktivitas jihad dan ijtihad secara bersama umat Islam. Islam harus dipahami sebagai ad-din dan budaya/peradaban. Model pendidikan tauhid ilahiah ini dibangun pada empat hal, yaitu: Pertama, konsep ilmu pengetahuan dirujuk pada QS. Fushilat ayat 53. Dimana ilmu pengetahuan terbagi tiga, yaitu al-afaq adalah ilmu-ilmu alam (natural sciences), anfus adalah ilmu-ilmu gejala manusia (ilmu sosial humaniora), dan al-haq adalah ilmu religuisitas (ilmu-ilmu tentang tauhid). Kedua,tujuan pendidikan Islam adalah menghasilkan keagungan spiritual, kemantapan emosional, ketinggian intelektual, dan kemapanan profesional. Ketiga, mengambangkan potensi as-sam’a, al-abshar, dan al-af’idat peserta didik dalam proses pembelajaran. Keempat, guru dituntut profesional dan memiliki kompetensi; (1) kepemimpinan, manajerial, dan profesional mengembangkan proses pembelajaran; (2) kompetensi nahi munkar, agar peserta didik terbebas dari keburukan dengan menjalankan makarim al-syari’a; (3) penguasaan sains dan teknologi pembelajaran, dengan potensi dasar (akal, indra, dan kalbu) untuk mengembangkan pendidikan bagi kepentingan umat; dan (4) leadership ta’abbudi.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Dipublikasikan oleh:

MADANIA: Jurnal-Jurnal Keislaman
Kopertais Wilayah XII Riau - Kepri
email: madania@uin-suska.ac.id
 
Diindeks oleh: