WARIA DAN MASYARAKAT DALAM INTERAKSI SOSIAL AGAMA DI YOGYAKARTA

MORALELY HENDRAYANI

Abstract


Waria merupakan pria yang berprilaku dan berpakaian seperti wanita, alam kehidupan sekarang ini kita melihat bahwa waria itu ada di dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam kehidupan bermasyarakat waria terkadang merasa terasingkan, namun tidak di semua tempat, beberapa tempat di Indonesia sudah mulai ramah akan kehadiran waria salah satunya di Yogyakarta. Adapun penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, instrumen penelitian dengan menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi, yang mana hasil penelitian dari waria dan masyarakat dalam interaksi sosial agama di Yogyakarta bahwa masyarakat berinteraksi dengan waria dalam keseharian tanpa rasa memojokkan waria, dengan didasari bahwa semua manusia sama dan berhak berinteraksi dengan masyarakat lainnya, walaupun dalam agama mereka memang hanya ada jenis kelamin laki-laki dan perempuan tetapi tidak menghalangi masyarakat di Kota Gede Yogyakarta untuk berinteraksi dengan waria dan mengarahkan waria untuk kehidupan yang lebih baik, dari cara menghasilkan uang, hingga mengajak beribadah agar waria merasakan rasa saling memili dengan masyarakat setempat.

Full Text:

PDF

References


Daftar Pustaka

Ahmadi Abu. Psikologi Sosial. (Jakarta: Rineka Cipta. 2004)

Ma Saifuddin Azwar. Metode Penelitian. (Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 2011)

Basrowi. M.S. Pengantar Sosiologi. (Bogor: Ghalia Indonesia. 2005)

Raho Bernard. Sosiologi Sebuah Pengantar. (Surabaya: Sylvia. 2004)

Bustaman. Leksikon Istilah Kesehatan Jiwa Dan Psikiatri. (Jakarta: Rehal Pustaka. 2004)

Gulo Dali. Kamus Psychologi. (Bandung :Tonis. 1982)

Hartoyo. Sesuai Kisah Perjuangan 7 Waria Kata hati. (Jakarta: Rehal Pustaka. 2014)

Hassan Shadily. Sosiologi untuk Masyarakat Indonesia. (Jakarta: Rineka Cipta. 1993)

https://www.google.com/search?client=firefox-b &q=interaksi+sosial+agama+islam+lainnya, diakses pada 15 Februari 2019, pukul 20.34 WIB

Koentjaraningrat. Pengantar Ilmu Antropologi. (Jakarta: Rineka Cipta.1990)

Koeswinarno. Hidup sebagai waria. (Yogyakarta :KliS. 2004)

Husein Muhammad Kyai. dkk, Fikih Seksualitas. (Jakarta: PKBI. 2011)

Surya Saputra Lukman. Pendidikan Kewarganegaraan Menumbuhkan Nasionalisme dan Patriotisme. (Bandung: Setia Putra Inves. 2007)

Juliansyah Noor. Metodologi Penelitian Skripsi, Tesis, Disertasi, dan Karya Ilmiah. (Jakarta: Kencana Prenada Media Group)

Indah Meilia Nur. Statistik Deskriptif dan Induktif. (Yogyakarta: Graha Ilmu)

Poerwardarwaminta. Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional Kamus Besar Bahasa Indonesia. (Jakarta : Balai Pustaka. 2006)

Q.S. Luqman ayat 18

Qs. An-Najm:45

Slamet Santoso,.Dinamika Kelompok Sosial. (Jakarta: Bumi Aksara. 2004)

Seminar Kekerasan Waria di ruang public pembiacara psikolog , pada 19 Februari 2019, pukul 14.00 WIB

Soekanto Soejono. Sosiologi Suatu Pengantar. (Jakarta: Raja Grafindo Persada. 2006)

Yuliani Sri. Menguak Kontruksi Sosial Dibalik Diskriminasi Terhadap Waria. Universitas Sebelas Maret, Jurnal Sosiologi Dilema, Vol. 18 No.2, 2006, h. 73

Sugiono. 2015. Memahami Penelitian Kualitatif, (Bandung: Alfabeta)

Syaodih Sukamdinata Nana. 2010. Metode penelitian pendidikan. (Bandung: Pt Remaja Rosdakarya)

Kholiludin Tedi dkk, Siswa SMA Bicara Agama, (Semarang: eLSA press, 2014)

Wawancara Oleh Ibu Ayi Pada 23 Februari 2019 Pukul 16.00 WIB

Wawancara Oleh Ibu Shinta Pada 17 Februari 2019 Pukul 15.57 WIB

Wawancara Oleh Ibu Tia Pada 23 Februari 2019 Pukul 16.00 WIB

Atmojo Kemala. Kami Bukan Laki-laki. (Jakarta:PT. Pustaka Grafitispers. 1986)

Sugiono. 2015. Memahami Penelitian Kualitatif. (Bandung: Alfabeta)




DOI: http://dx.doi.org/10.24014/jmm.v4i1.7517

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


  

      

Editorial Office:

2nd Floor, Building of Da'wah and Communication Faculty, UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Jl. HR Soebrantas Km 15, Simpangbaru, Tampan, Pekanbaru

Email   : madani@uin-suska.ac.id