KONSEP PEMBATALAN PERKAWINAN DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 1974 , DAN KOMPILASI HUKUM ISLAM

Deni Rahmat Rahmatillah

Abstract


Abstrak

Jurnal ini berjudul “Konsep Pembatalan Perkawinan Dalam UU Nomor 1 Tahun 1974 , Dan Kompilasi Hukum Islam ”. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah  kajian pustaka atau literatur. Oleh karena itu Penelitian ini merupakan penelitian kajian pustaka (library research), yaitu penelitian yang berusaha menghimpun data dari khazanah literatur dan menjadikan dunia teks sebagai objek utama analisisnya.

 Secara umum jenis data yang diperlukan dalam suatu penelitian yang terarah adalah data primer dan sekunder. Data primer  adalah data yang mempunyai kekuatan mengikat secara yuridis seperti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Peraturan Pemerintah Nomor  9 Tahun 1975 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan,  Instruksi Presiden Republik Indonesia (Inpres) tanggal 10 Juni 1991 No. I Tahun 1991 tentang Penyebarluasan Kompilasi Hukum Islam.  Dan sekunder berupa literatur, karya ilmiah, hasil penelitian yang berkaitan dengan materi penelitian. Selain itu juga digunakan kepustakaan yang berkaitan dengan Hukum Islam khususnya tentang perkawinan.

            Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa :

Pernikahan adalah sesuatu yang sangat prinsip dalam agama islam karenanya harus dilaksanakan dengan benar sesuai aturan hukum yang berlaku baik peraturan agama (fikih munakahat) maupun peraturan yang disahkan pemerintah. di Indonesia ada hukum positif yang berlaku yang mengatur dan menjadi pedoman bagi instansi pemerintah terkait dan juga masyarakat dalam hal perkawinan adalah Undang-undang no.1 tahun 1974 dan Kompilasi hukum islam.

 Antara Undang-undang No.1 tahun 1974 dan kompilasi hukum islam tidak bertentangan tapi saling melengkapi dan sudah menjadi qanun ( peraturan yang di sahkan oleh pemerintah ), dan pembatalan perkawinan adakalanya batal demi hukum karena melanggar ketentuan Agama tentang larangan perkawinan dan adakalanya pula dapat dibatalkan karena beberapa hal yang bersifat administratif dan harus melalui putusan pengadilan.


Keywords


Pembatalan perkawinan

References


DAFTAR PUSTAKA

Al Qur’an Al Karim dan terjemahan, Transliterasi arab dan latin, (CV Asy Syifa : Semarang , 2011)

Amir Syarifuddin, Hukum Perkawinan Islam Di Indonesia, (Antara Fiqih Munakahat dan Undang-Undang Perkawinan, ( Gema Insani Press, Jakarta : 2007)

Abdul Rahman Ghozali, Fiqih Munakahat,, (Prenada Media : Jakarta : 2003)

Abdurrahman Al Jazairi, Al Fiqhu Ala Mazahibil Arba’ah, ( Darul Fikri : Beirut, 1982)

Abdul Manan, Aneka Masalah Hukum Perdata Islam Di Indonesia, ( Gip : Jakarta, 2005)

Imam Malik Bin Anas, Al Muwatta’ Imam Malik,( Pustaka Azzam : 2006)

Kamal Mukhtar, Asas-asas Hukum Islam Tentang Perkawinan, (Jakarta: Bulan Bintang, 1974)

Mustafa Masyhur, Qudwah di jalan Dakwah, diterjemah oleh Ali Hasan (Jakarta: Citra Islami Press, 1999)

Marwan H, Undang-Undang No 1 tahun 1974 tentang perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam, (Jakarta : Sinarsindo: 2015)

Muhammad Bin Ismail Al Kahlani Ash Shan’ani, Subulus Salam, Terjemahan Abubakar Muhammad, (Al Ikhlas : Surabaya, 1995)

Mardalis, Metode Penelitian Suatu Pendekatan Proposal, (Jakarta : Bumi Aksara, 1999)

Sulaiman Ahmad Yahya Al Faifi, Ringkasan Fiqih Sunnah Sayyid Sabiq, (Pustaka Al Kautsar, Jakarta : 2009)

Satria Efendi M zein, Problematika Hukum Keluarga Islam Kontemporer, Analisis Yurisprudensi dengan pendekatan Ushuliah, (Gip : Jakarta, 2009)

Sudarto, Metodologi Penelitian Filsafat, (Jakarta, Raja Grafindo Persada, 1995)

Soerjono Soekanto, Pengantar Penelitian Hukum , (Jakarta : UI Press, 1986)

Sudarsono, Hukum Keluarga Nasional, (Jakarta: Rineka Cipta, 1997)

Undang-Undang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam, (Pustaka Yudistia : Yogyakarta)




DOI: http://dx.doi.org/10.24014/hi.v17i2.4614

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats