Digitalisasi Artefak pada Museum Lampung Menggunakan Teknik Fotogrametri Jarak Dekat untuk Pemodelan Artefak 3D

Yuri Rahmanto

Abstract


Museum Lampung merupakan salah satu tempat pelestarian, perlindungan, pemeliharaan, dan pemanfaatan benda cagar budaya di Provinsi Lampung. Sampai dengan tahun 2019, Museum Lampung telah mengelola sepuluh jenis koleksi dengan total koleksi hampir mencapai 5000 koleksi. Koleksi benda cagar budaya atau artefak memiliki sifat rapuh dan tidak dapat diperbaharui. Perubahan atau kerusakan yang terjadi pada artefak pun bahkan tidak dapat dihindari, beberapa faktor penyebab kerusakan terhadap artefak antara lain kondisi lingkungan yang tidak ideal, dan kontak fisik secara langsung. Mengingat sifat artefak yang rapuh, rentan terhadap perubahan, kerusakan, dan tidak dapat diperbaharui, hal ini harus menjadi perhatian penting bagi Museum Lampung untuk tetap menjaga keutuhan informasi artefak tersebut. Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk menjaga informasi koleksi artefak adalah dengan melakukan digitalisasi dalam bentuk citra. Penelitian ini bertujuan untuk mendigitalkan koleksi artefak pada Museum Lampung. Sasaran penelitian ini untuk menghasilkan citra 3D koleksi artefak jenis arkeologika. Penelitian ini menggunakan teknik fotogrametri jarak dekat untuk pengambilan citra koleksi artefak. Hasil fotogrametri jarak dekat yaitu berupa foto digital dari berbagai sisi artefak, selanjutnya foto-foto akan diproses lebih lanjut menggunakan grafik komputer dan menghasilkan model 3D yang sama dengan bentuk fisik artefak.

Full Text:

PDF

References


S. Younan and C. Treadaway, “Digital 3D models of heritage artefacts: Towards a digital dream space,” Digit. Appl. Archaeol. Cult. Herit., vol. 2, no. 4, pp. 240–247, 2015.

M. N. . Sitokdana, “Digitalisasi Kebudayaan di Indonesia,” Semin. Nas. Teknol. Inf. dan Komun. (SENTIKA 2015), pp. 99–108, 2015.

L. F. R. Simón and S. C. Serrano, “Licenses and Access to Digital Content in Museums Pursuant to the New Directive on Information Re-use (2013): Prado, Louvre and N. Gallery,” Procedia - Soc. Behav. Sci., vol. 147, pp. 91–97, 2014.

A. N. A. Raof, H. Setan, A. Chong, and Z. Majid, “Three dimensional modeling of archaeological artifact using photomodeler scanner,” J. Teknol., vol. 75, no. 10, pp. 143–153, 2015.

C. Erolin, M. Jarron, and L. J. Csetenyi, “Zoology 3D: Creating a digital collection of specimens from the D′Arcy Thompson Zoology Museum,” Digit. Appl. Archaeol. Cult. Herit., vol. 7, no. March, pp. 51–55, 2017.

K. B. Atkinson, Close Range Photogrammetry and Machine Vision. Scotland: Whittles Publishing, 1996.

T. Luhmann, S. Robson, S. Kyle, and I. Harley, Close Range Photogrammetry, vol. 2. Scotland: Whittles Publishing, 2011.

Rahmanto, Y., Utama, R. Y., Penerapan Teknologi Web3D Berbasis Android sebagai Media Pembelajaran Gerakan Dasar Silat - Jurnal TAM (Technology Acceptance Model), 2018.

Perdana, F.A., Priyopradono, B. & Hendry, Real-Time Web 3D Maket Perumahan Berbasis Teknologi WebGL. Seminar Nasional Teknologi Informasi, pp.171–176, 2012.




DOI: http://dx.doi.org/10.24014/coreit.v7i1.10501

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License  site stats  
Jurnal CoreIT by http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/coreit/ is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.