Kondisi Psikologis Personil Tni-Ad Menghadapi Pensiun

Mardhiah Rubani

Abstract


Pembahasan ini bertolak dari pemikiran bahwa perlunya persiapan menghadapi pensiun. Melihat fenomena yang terjadi, ternyata ada sebagian pensiunan yang mengalami ketidaktenangan jiwa dalam menjalani masa pensiun. Ada mereka yang terkejut atas perubahan yang dialami setelah pensiun, yakni: biasanya mereka seorang pekerja yang sibuk, tekun dan optimis, kini hanya berdiam diri saja di rumah; biasanya mereka bersosialisasi dengan rekan-rekan kerjanya, kini hubungan tersebut terputus karena mereka tidak bekerja lagi sedangkan rekannya masih bekerja. Melihat gejala-gejala diatas kemungkinan disebabkan oleh kondisi jiwa yang tidak siap menghadapi pensiun. Ini pertanda perlunya mempersiapkan diri dalam menyongsong masa pensiun. Kesiapan seseorang menghadapi pensiun diawali dengan kesiapan mereka menyongsong pensiun. Begitu pula kiranya yang terjadi pada diri personil TNI-AD Makorem 031/Wirabima. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penulis mengumpulkan data yang diperlukan melalui wawancara mendalam pada informan

 Kata kunci:Personil TNI-Ad, Kondisi jiwa, Pesiun


References


Bambang, W 1987. Kebahagiaan Perkawinan Dalam Masa Pensiun (Skripsi). Jakarta : Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.

Bjorklund, B. R., dan Bee, H. (2009). The journey of adulthood. Pearson Education International

Bungin, Burhan. 2007. Penelitian Kualitatif. Jakarta: Kencana Prenada Media Group Bungin, M. Burhan. 2008. Penelitian Kualitatif. Jakarta: Kencana Prenada Media.

Bungin, Burhan. Sosiologi Komunikasi: Teori, Paradigma, dan Diskursus Teknologi Komunikasi di Masyarakat. Jakarta: Kencana, 2007.

Faisal, Sanapiah. “Penelitian Kualitatif; Dasar-dasar dan Aplikasi”. Malang: Yayasan Asih, asah dan asuh. 1990.

Eliana, R. (2003). Konsep diri pensiunan. Program studi Psikologi Fakultas kedokteran Universitas Sumatra Utara. Di akses pada 19 Oktober 2012, dari: http://repository.usu.ac.id/ bitstream/ 123456789/ 3632/1/psikologi-rika%20 eliana.pdf.

Handayani, Y. (2008). Post power syndrome pada pegawai negeri sipil yang mengalami masa pensiun. Depok. Universitas Gunadarma. Di Akses pada tanggal 21 Maret 2013 dari :

http://www.gunadarma.ac.id/library/articles/graduate/psychology/2008/Artikel_10503211.pdf

Moloeng, Lexy. “Metodologi Penelitian Kualitatif”. Bandung: Remaja Rosdakarya. 1989.

Mudjiyanto, Bambang."Metode Penelitian Komunikasi Berbasis Internet."Jurnal Studi Komunikasi dan Media, 2016

Poerwadarminta, W. J. S. (2007). Kamus umum Bahasa Indonesia (Edisi 3). Jakarta: Balai Pustaka.

Pradono, S. G., dan Purnamasari, E. S. (2010). Hubungan antara penyesuaian diri dengan kecemasan dalam menghadapi masa pensiun pada pegawai negeri sipil di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta. Di Akses pada tanggal 19 Oktober 2012 dari :http://fpsi.mercubuana-yogya.ac.id/wp-content/uploads/2012/06/Agustus_2010_Santi-Esterlita-P.pdf.

Purwanti, P. (2009). Post power syndrome pada purnawirawan Kepolisian Negara Republik Indonesia ditinjau dari konsep diri. Skripsi (tidak diterbitkan). Semarang.




DOI: http://dx.doi.org/10.24014/0.877265

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Al-Ittizaan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam




Lisensi Creative Commons

Al-Ittizaan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam is licensed under a Lisensi
Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional
.

Publisher:

Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Editorial Office:

2nd Floor, Building of Da'wah and Communication Faculty, UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Jl. HR Soebrantas Km 15, Simpangbaru, Tampan, Pekanbaru

Email   : ittizaan@uin-suska.ac.id