EMISI CO2 PADA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq) YANG DITUMPANGSARIKAN DENGAN TANAMAN PANGAN FASE BERBEDA DI TANAH MINERAL

Muhammad Misbahuddin, Ervina Aryanti, Endah Purnamasari, Indah Permanasari, Mokhamad Irfan, Ahmad Taufiq Arminudin

Abstract


Land changes become oil palm plantations accused of contributing greenhouse gas emissions (GHG) included in the mineral soil, therefore it is very important to gather information in mineral soil CO2 emissions to support mitigation and adaption to climate change. This purpose of this research determine the CO2 emissions in the oil palm plantations planted crops in the vegetative stage and generative phase, as well as to determine the ratio of CO2 emissions in the oil palm plantations planted crops in the vegetative stage and generative phase. This research was conducted in November 2015 to February 2016 in Subdistrict of Tambang, District of Kampar, Province Riau. The method used in this research was Random Block Design with four treatments and replications. The treatments were oil palm-bera, oil palm-corn, oil palm-soy bean, oil palm-intercropping corn soy bean. The research showed that CO2 emissions in the oil palm plantation intercropped with crops (corn and soybeans) in the vegetative phase showed no significantly different. Comparison large of CO2 emissions indicated oil palm-corn vegetative phase.

Keywords


carbon dioxide (CO2), mineral soil, oil palm plantations, and intercropping

Full Text:

PDF

References


Agus, F., E. Runtunuwu, T. June, E. Susanti, H. Komara, I. Las, and M. van Noordwijk. 2009. Carbon budget in land use transitions to plantation. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 29(4): 119−126.

Agus, F., K. Hairiah, A. Mulyani. 2011. Pengukuran Cadangan Karbon Tanah Gambut. Petunjuk Praktis. World Agroforestry Centre-ICRAF, SEA Regional Off dan Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya

Lahan Pertanian (BBSDLP), Bogor, Indonesia. 58 p.

Akorede, M. F., Hizam, H., Ab Kadir, M.A., Aris, I., S.D. Buba. 2012. Mitigatinng the anthropogenic global warming in the electric power industru. Journal of Renewable and Sustainable Energy Review, 2747- 2761.

Aminah, I., Rosmiah. S., Yahya, M. H. 2014. Efisiensi Pemanfaatan Lahan pada Tumpangsari Jagung (Zea mays L.) dan Kedelai (Glycine Max L. Merrill) di Lahan Pasang Surut. In Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal. Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Palembang. Palembang.

Anggraini, W. 2012. Perhitungan Gas Rumah Kaca Dari Ruang Lingkup Dua (Studi Kasus di Universitas Indonesia Depok). Skripsi. Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. 2016. Data Bulanan Iklim Provinsi Riau Tahun 2015-2016. Pekanbaru

Badan Pusat Statistik. 2015. Berita Resmi Statistik 2013/2014. Hal 1-11.

Cornel, D dan Miller. D. 1995. Kimia dan Ekotoksikologi Pencemaran. Universitas Indonesia Press: Jakarta

Dariah, A., Susanti. E., Mulyani. A., dan Agus. F. 2013. Faktor Penduga Simpanan Karbon Pada Tanah Gambut. Dalam: Prosiding Seminar Nasional Pengelolaan Lahan Gambut Berkelanjutan. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian. Bogor

Ezward, C. 2010. Uji Pola Tanam Antara Varietas Jagung dengan Varietas Kedelai dan Pengaruh Efisiensi Dosis Imbangan N, P, dan K terhadap Pertumbuhan dan Produksi Jagung (Zea Mays L.) dan Kedelai (Glycine Max L.Merril). Tesis. Program Studi Agronomi. Universitas Islam Riau.

Fauzi, Y., Yustina. F. W., Iman. S., dan Rudi. H. 2002. Kelapa Sawit : Budidaya, Pemanfaatan Hasil dan Limbah, Analisa Usaha dari Pemasaran. Penebar Swadaya. Jakarta.

Fauzi, Y., Widyastuti. Y. E., Satyawibawa, I dan Hartono, R. 2004. Kelapa sawit Edisi Revisi. Penebar swadaya. Jakarta. Hal 16

Fauzi, Y., Widyastuti. Y.E., Satyawibawa. I., Hartono. R. 2006. Kelapa Sawit: Budidaya, Pemanfaatan Hasil dan Limbah, Analisis Usaha dan Pemasaran. Edisi revisi. Penebar Swadaya. Jakarta. 163 hal.

Flanagan, L. B., Johnson. B. G. 2005. Interacting effect of temperature, soil moisture, and plant biomass production on ecosystem respiration in northern temperate grassland. Agricultural and Forest Meteorology 130: 237–253.

Handayani, D.T. 2010. Dinamika Karbon Tanah Akibat Konversi Lahan Dab Hubungannya Dengan Penambahan Gas Rumah Kaca di Atmosfer. Studi Kasus. Dapertement Geofisika dan Meteorologi Institut Pertanian Bogor.

Herman, Agus, F., Las. I. 2009. Analisi Finansial dan Keuntungan yang Hilang Dari Pengurangan Emisi Karbon Dioksida Pada Perkebunan Kelapa Sawit. Jurnal Litbang Pertanian. 28(4).

Indriati, T.R. 2009. Pengaruh Dosis Pupuk Organik Dan Populasi Tanaman Terhadap Pertumbuhan Serta Hasil Tumpangsari Kedelai (Glycine Max L.) dan Jagung (Zea Mays L.). Tesis. Program Studi Agronomi. Universitas Sebelas Maret. Surakarta.

IPCC. 2007. Synthesis Report 2007 Mitigation of Climate Change. Intergovermental Panel on Climate Change. Cambridge; www.cambridge.org/9780521880114.

Iqbal, J., Hu. R., Lin. S., Hatano. R., Feng. M., Lu. L., Ahamadou. B. 2009. CO2 emission in a subtropical red paddy soil (Ultisol) as affected by straw and N fertilizer applications: A case study in Southern China. Agr Ecosyst Environ 131:292–302.

Kuswandora, V. D. 2012. Emisi Gas CO2 Dan Neraca Karbon Pada Lahan Jagung, Kacang Tanah Dan Singkong Di Kecamatan Rana Bangur, Bogor. Skripsi. Jurusan Manajemen Sumberdaya Lahan.

Lal R. 2004. Soil carbon sequestration impacts on global climate change and foodsecurity. Science. (304): 1623–1627.

Lloyd, J. and Taylor, J. 1994. On the temperature dependence of soil respiration. Funct. Ecol. 8: 315–323.

Lubis, A.U. 1992. Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Indonesia. Pusat Penelitian Marihat – Bandar Kuala. Pematang Siantar. 435 hal.

Madsen, R., Xu. L., Classen. B., Dermitt. D. 2010. Surface monitoring method for casron capturea and storage project. Energy Procedia 1: 2161- 2168.

Maesaroh, S. 2013. Pengaruh Pupuk, Bahan Organik, Dan Perakaran Tanaman Jagung (Zea mays L.) Teerhadap Fluks CO2 Pada Inceptisol Darmaga. Skripsi. Jurusan Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan.

Marwanto, S. dan Agus F. 2013. Is CO2 flux from oil palm plantations on peatland controlled by soil moisture and/or soil and air temperatures?. Mitig Adapt Strateg Glob Change. DOI 10.1007/s11027-013-9518-3

Maswar. Haridjaja, O. Sabiham, S. Noordwijk, M. 2011. Cadangan, Kehilangan, dan Akumulasi Karbon Pada Perkebunan Kelapa Sawit di Lahan Gambut Tropiksa. Jurnal Solum.VIII: 1-10

Mawarni, L. 2011. Kajian Awal Varietas Kedelai Tahan Naungan untuk Tanaman Sela Pada Perkebunan Kelapa Sawit. Jurnal Ilmu Pertanian Kultivar, 5(2): 54-59

Mulyani, A., Hikmatullah, dan A H Subagyo. 2004. Karakteristik dan potensi tanah masam lahan kering di Indonesia. hlm 1-32. Di dalam: In Prosiding Simposium Nasional Pendayagunaan Tanah Masam. Bogor (ID): Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanah dan Agroklimat.

Murdiyarso, D. 2003. Protokol Kyoto Implikasi Bagi Negara Berkembang. PT. Kompas Media Nusantara. Jakarta.

Pahan, I. 2008. Panduan Lengkap Kelapa Sawit. Penebar Swadaya. Jakarta. 411 hal.

Permanasari, I dan Kastono, D. 2012. Pertumbuhan Tumpangsari Jagung dan Kedelai Pada Perbedaan Waktu Tanam dan Pemangkasan Jagung. Jurnal Agroteknologi. Vol 3 No 1: 13-20.

RAN-GRK. 2010. Rencana Aksi Nasional Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca.

Saleh, T. 2014. Fluks CO2 Dari Andosol Pada Penggunaan Lahan Kebun Raya dan Hutan di Kecematan Cisrua Kabupaten Bogor. Skripsi. Fakultas Pertanian Institut Peranian Bogor. Bogor

Sarmah. Nurhayati. Widyanto, H. Dariah, A. 2014. Emisi CO2 Dari Lahan Gambut Budidaya Kelapa Sawit (Elaesis Guineensis) dan Lahan Semak Belukar di Pelalawan, Riau. Dalam: Prosiding Seminar Nasional Pengelolaan Lahan Gambut Berkelanjutan. Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahana Pertanian. Bogor.

Sarwendah, M. 2015. Kajian Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Tanaman Sea Sistem Tumpang Sari Pada Kawasan Perkebunan Kelapa Sawit. Tesis. Program Studi Agronomi. Universitas Gadjah Mada.

Sastrosupadi, A. 2000. Rancangan Percobaan Praktis Bidang Pertanian Edisi Revisi. Kanisius. Yogyakarta.

Sirajuddin, I. 2013. Teknik Manajemen Perkebunan. CV. Aswaja Persindo. Yogyakarta

Sumawinata, B. 2012. Neraca Karbon Hutan Tanaman Industri Pada Rawa Gambut Tropika (Carbon Budget in Forest Plantation on Tropical Peat Swamp). Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Sukamto. 2008. Lima Puluh Delapan Kiat Meningkatkan Produktivitas dan Mutu Kelapa Sawit. Penebar Swadaya. Jakarta. 83 hal.

Tate, R. L. 2000. Soil Microbiology. United States of America (US): John Wiley & Sons, Inc.

Werner, C. 2007. Compilation of a global N2O emission inventory for tropical rainforest soils using a detailed biogeochemical model. Institut für Meteorologie und Klimaforschung. Forschungszentrum Karlsruhe GmbH, Karlsruhe

Wicaksono, N. A. 2014. Pengukuran Fluks CO2 dan Neraca Karbon Sederhana Tanaman Jagung (Zea mays L.) Pada Tanah Latosol Darmaga. Skripsi. Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor. Bogor.




DOI: http://dx.doi.org/10.24014/ja.v8i2.4237

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Agroteknologi telah memiliki index

   

Alamat Redaksi:
Fakultas Pertanian dan Peternakan UIN SUSKA Riau Jl. H.R. Soebrantas KM. 15,5 Panam – Pekanbaru

E-mail: jurnal@agrotekuin.com
ejournal: http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/agroteknologi/


View My Jurnal Stats