HEGEMONI EKONOMI ETNIK TIONGHOA DI PESISIR KABUPATEN BENGKALIS RIAU

Arbi Yasin

Abstract


Dalam tatanan kehidupan komunitas desa pantai Meskom keberadaan etnik Tionghoa sangat penting, sangat menentukan dan merupakan bagian terintegral yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan komunitas desa pantai tersebut. Karena secara ekonomi, warga Tionghoa di daerah ini cukup memberikan kontribusi bagi perekonomian masyarakat setempat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai ajaran Konghuchu yang mempengaruhi keberhasilan ekonomi etnik Tionghoa. Data diambil melalui wawancara mendalam, pengamatan terlibat, studi kepustakaan serta instrumen dokumentasi sebagai teknik pengumpulan datanya, dengan tidak melupakan pula menggunakan teknik FGD (Focus Group Discussion). Beberapa ajaran Konghuchu seperti ; chung (kesetiaan), hsin yung (dapat dipercaya), kuan shi (koneksi), hao peng (rekan) dan hsiung ti (saudara) dipraktekkan oleh etnik Tionghoa dalam memperlancarkan usaha atau bisnis mereka


Keywords


Dalam tatanan kehidupan komunitas desa pantai Meskom keberadaan etnik Tionghoa sangat penting, sangat menentukan dan merupakan bagian terintegral yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan komunitas desa pantai tersebut. Karena secara ekonomi, warga Tiong

Full Text:

PDF

References


Arbi Yasin dan Herlina, 2015, Islam dalam Konteks Pengembangan Masyarakat Melayu Nelayan : Kasus Masyarakat Melayu Nelayan Desa Tameran Bengkalis Riau, Laporan Hasil Penelitian Kluster Kompetitif, DIPA 2015, LPPM UIN Suska Riau, Pekanbaru.

Arensberg, C.M dan Kimball, St,1938, Family and Community in Ireland, Peter Smith, New York.

Bachtiar, H.W, 1976, Masalah Integrasi Nasional Di Indonesia, Dalam Prisma No.8.V, LP3ES, Jakarta.

Bell, C and Harold Newby, 1971, Community Study. An Introduction to The Sociology of Local Community, Praeger Publisher, New york, Washington.

Brinkerhoff and Lynn K. White, 1990, Sociology (second edition), West USA.

Burhanuddin, 1988, Ance’ dan Baba’ : Stereotip, Etnik Assimilasi, Integrasi Sosial, YIIS, Pustaka Grafika Kita, Jakarta.

Chapin, FS, 1947, Exprimental Design In Sociology Research, Harvey and Row, New york.

Cohen, J.M., dan Norman T. Uphoff, 1977, Rural Development Participation: Concepts an Measures for Project Design, Implementation and Evaluati, Rural Development Monograph No. 2, Dipublikasi oleh Rural Development Committee Center for International Studies, Cornell University.

Coser, L.A, 1964, The Function of Social Conflict, The Free press, New york.

Die, O.E, 1943, Peranan Orang Tionghoa Dalam Perdagangan. Dalam Golongan Etnik Tionghoa di Indonesia (Mely. G. Tan), Gramedia. Jakarta.

Djie, 1995, Perdagangan Perantara Distribusi Orang-orang Cina Di Jawa. Suatu Studi Ekonomi, Pustaka Utama, Jakarta.

Eidheim, 1968. Lapish Guest Relationship Under Condition of Culture Change, American Antrophologit Volume 8, USA.

Fesler, D.R, 1952, The Development of Scale For Measuring Community Solidarty, Rural Sociology 17, page 17

Grief, S.W, 1994. WNI : Problematik Orang Indonesia Asal Cina, Grafiti. Jakarta.

Hillery, G.A, 1995, Defenition of Community Areas of Agreement, rural Sociology 20, USA.

Jahja, H.J, 1995, Islam di Mata WNI, Yayasan Haji Karim Oei, Jakarta.

Koentjaraningrat, 1993, Masalah Kesukubangsaan dan Integrasi Nasional., UI Press, Jakarta.

Kurnial Ilahi, 2008, Potensi Kerukunan dan Konflik Umat Beragama di Kecamatan Bukit Raya Kota Pekanbaru, Dalam Kutubkhanah : Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan, Vol. 11, No.1, h.1, Lembaga Penelitian dan Pengembangan UIN Suska Riau, Pekanbaru.

Lewis, G.J, 1979, Rural Communities, David and Charles, London.

Miles, M.N, dan Hubberman, A.M, 1984, Qualitative Data Analysis, Baverly Hills, CA : Sage Publication.

Ongkowijaya,H. 1995, Konghuchu: Nilai Dibalik Tingkahlaku Bisnis Bangsa Asia Timur dan Cina (Suatu Tinjauan Sekilas), Dalam Pergulatan Mencari Jati Diri. INTERFIDEI, Yogyakarta.

Redfield, R: Ralph Linton, dan Melville J. Herkovits, 1982, Memorandum for the Study of Acculturation, American Anthropologist No. 38 : 149.

Sanders, I.T, 1958, The Community, The Ronald Press Company, New york.

Skinner, G.W, 1963, The Chinese Minority, Dari Buku Ruth T. Mc Vey (ed) Indonesia, New Heaven, Connecut : HRAF Press.

Suryadinata, 1984, Pribumi Indonesians, The Chinese Minorty and China, Heinemann, Kuala Lumpur.

Tan,M.G 1981, Golongan Etnik Tionghoa di Indonesia, Leknas-LIPI dan Yayasan Obor Indonesia, Gramedia, Jakarta

Thomas, W.I dan Zaniecki, F, 1958, The Polish Peasant and America, Owen, USA.

Veeger,K.J, 1993, Realitas Sosial : Refleksi Filsafat Sosial Atas Hubungan Individu-Masyarakat Dalam Cakrawala Sejarah Sosiologi, Gramedia Pustaka utama, Jakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.24014/sb.v14i2.4431

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by:

 

     

Published by:


Sosial Budaya (ISSN Print: 1979-2603|ISSN Online: 2407-1684)

LPPM UIN Suska Riau
Jalan H. R. Soebrantas KM. 15.5, Simpangbaru, Tampan
Pekanbaru - 28293
email: sosialbudaya@uin-suska.ac.id
Creative Commons License
Sosial Budaya is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License