Hubungan Sistem Pembelajaran Daring dengan Kesehatan Mental Mahasiswa Di Era COVID-19 Menggunakan Chi-Square Test dan Dependency Degree

Riswan Efendi

Abstract


Wabah COVID-19 telah menyebar dari China ke belahan dunia lainnya. Wabah ini tidak hanya membawa risiko kematian akibat infeksi virus, tetapi juga memunculkan tekanan psikologis yang berisiko mengangggu kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dan nilai ketergantungan atribut antara sistem pembelajaran daring terhadap kesehatan mental mahasiswa selama masa pandemi COVID-19. Sistem pembelajaran daring dibatasi menjadi dua aspek yaitu efektifitas sistem pembelajaran daring (ESPD) dan kemampuan menggunakan teknologi (KMT). Kesehatan mental berfokus pada tekanan psikologis akibat situasi Pandemi yang diukur menggunakan Impact of Event Scale Revised (IES-R). Metode analisis yang digunakan adalah chi-square test dan dependency degree. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektifitas sistem pembelajaran daring dan kemampuan mahasiswa dalam menggunakan teknologi berhubungan secara negatif terhadap kesehatan mental mahasiswa dengan nilai ketergantungan atribut antara variabel ESPD terhadap kesehatan mental sebesai 21.875% sedangkan ketergantungan untuk variabel KMT terhadap kesehatan mental sebesar 18.75%. Berdasarkan hasil penelitian ini diperoleh gambaran bahwa dari 32 mahasiswa 12.15% memiliki gejala PTSD Parsial, 84.4% gejala PTSD sedang dan 3.1%  terdiagnosa terkena PTSD. Prediksi dari hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan pertimbangan untuk meningkatkan kesehatan mental mahasiswa saat menjalankan pembelajaran daring.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UIN SUSKA RIAU

Kampus Raja Ali Haji
Gedung Fakultas Sains & Teknologi UIN Suska Riau
Jl.H.R.Soebrantas No.155 KM 18 Simpang Baru Panam, Pekanbaru 28293
Email: sntiki@uin-suska.ac.id