Penjadwalan Perawatan Root Train Pack dengan Menggunakan Metode MTBF dan FMEA

andrian saputra

Abstract


PT. IU adalah sebuah perusahaan swasta yang menyediakan jasa perawatan root train pack. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan waktu rata-rata perawatan root train pack dengan menggunakan metode MTBF (Mean Time Between Failure), mengindentifikasi dan menganalisa penyebab serta meminimalkan risiko terjadinya kegagalan dengan menggunakan metode FMEA (Falueir Mode Effect Analysis). Hasil penelitian diperoleh waktu rata-rata perawatan  root train pack dalam 1 tahun dibutuhkan waktu selama 73,186 jam. Berdasarkan Pareto Diagram terdapat 5 jenis kegagalan yang memiliki frekuensi tertinggi, yaitu: oli filter, oli engine, pecah ban, oli transmisi, dan filter solar. Dari kelima kegagalan tersebut yang memiliki nilai RPN (Risk Priority Number) yang tinggi yaitu ban pecah, penyebab dominan adalah pada kondisi jalan yang tidak baik dengan nilai RPN sebesar 125. Oli filter, penyebab dominan adalah pada waktu pergantian yang tidak terjadwal dengan RPN sebesar 75. Oli engine, penyebab dominan adalah pada waktu pergantian yang tidak terjadwal dengan RPN sebesar 75. Filter solar, penyebab dominan adalah pada waktu pergantian yang tidak terjadwal dengan RPN sebesar 48. Sedangkan oli transmisi, mempunyai nilai RPN yang masih rendah yaitu 27. Berdasarkan nilai RPN tersebut perlu tindakan perbaikan untuk mengurangi tingkat kegagalan.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UIN SUSKA RIAU

Kampus Raja Ali Haji
Gedung Fakultas Sains & Teknologi UIN Suska Riau
Jl.H.R.Soebrantas No.155 KM 18 Simpang Baru Panam, Pekanbaru 28293
Email: sntiki@uin-suska.ac.id