Model School Well-Being Sebagai Tatanan Sekolah Sejahtera Bagi Siswa

Ni Made Sukma Anggreni, Aria Saloka Immanuel

Abstract


Sekolah merupakan elemen penting dalam proses perkembangan individu karena berfungsi pemilihan karir di masa mendatang dan merupakan sarana pembelajaran mengenai pengetahuan tentang peran sosial dan batasan norma. Implementasi sekolah yang baik bagi siswa masih perlu dievaluasi. Hal ini berdasarkan adanya ketidaksejahteraan yang dialami oleh remaja, yang berkaitan dengan adanya kasus kekerasan yang terjadi di sekolah. Menindaklanjuti berbagai fenomena tersebut maka sekolah perlu menciptakan atmosfir yang positif bagi perkembangan siswa. Tujuan artikel ini adalah mengkaji model kesejahteraan psikologis dengan konsep school well-being. School well-being merupakan penilaian subjektif individu terhadap sekolahnya dalam memuaskan kebutuhan individu yang terdiri dari empat aspek yaitu having (kondisi sekolah), loving (hubungan sosial), being (pemenuhan diri), dan health (kesehatan). Faktor-faktor yang mempengaruhi school well-being yaitu hubungan sosial, kontrol dan optimisme, teman dan waktu luang, volunteering, peran sosial, karakteristik kepribadan dan tujuan serta aspirasi. School well-being memberikan peranan untuk mengembangkan sikap positif selama proses belajar, dan dapat meningkatkan prestasi akademik serta menekankan pada pentingnya kesehatan mental siswa.


Full Text:

PDF

References


Alwi, M.A & Arifin, N.A.I. (2017). Optimisme dan School well-being pada Mahasiswa. Jurnal Psikologi Talenta 3(1) 2017.

Al-Raqqad, H.K., Al-Bourini E.S., Al Talahin, F.M., & Aranki, R.M.E. (2017). The impact of school bullying on students’ academic achievement from teachers point of view. International Education Studies, 10(16), 44-50, doi: 10.5539/ies.v10n6p44.

Caffo, E., Belaise, C., & Foresi, B. (2008). Promoting resilience and psychological well-being in vulnerable life stages. Psycho therapy and Psychosomatics, 77, 331–336.

Duckett, P., Kagan , C., & Sixsmith, J. (2010). Consultation and participation with children in healthy schools: Choice, conflict and context. Journal of Community Psychology, 46, 167–17.

Eccles, S.J. (1999). The Developmental of Children Ages 6 to 14. 9 (2).

Hardjo & Novita. (2015). Hubungan Dukungan Sosial dengan Psychological Well-being pada Remaja Korban Seksual. Jurnal Magister Psikologi UMA 7 (1).

Headey & Wooden. (2004). The Effect of Weatlt and Income on Subjective Well-being and IIl-Being. Journal The Exonomic Record 80 (S24-S33).

Hurlock, E. B. (1980). Development Psychology . Jakarta: Penerbit Erlangga.

Jarvela, S. (2011). Social and Emotion Aspect of Learning. Oxford : Academic Press

Khan, M. J. (2013). Effect Of Perceived Academic Stress On Students Performance. FWU Journal of Social Sciences 7(2), 146-151.

Khan, Y., Taghdisi, M. H., & Nourijelyani, K. (2015). Psychological well-being (PWB) of school adolescents aged 12- 18 yr, its correlation with general levels of physical activity (PA) and socio-demographic factors in Gilgit, Pakistan. Iran. Journal Public Health, 44 (6), 804-813.

Keyes, C. L. M. & Waterman, M. B. (2008). Dimensions of well-being and mental health in adulthood. Dalam Marc H. Bornstein, dkk. (Ed), WellBeing: Positive development across the life course. New Jersey, NJ: Lawrence Erlbaum Associates, Inc.

Konu, A & Rimpela. M. (2002). Well-being in School : A Conseptual Model. Oxford University Press : Health Promotion International.

Konu, Lintonen, Alanen, Rimpela. Factor Structure of The Scool Well-being Model. Journal Health Education Research. Vol. 17 (6) 2003.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia. (2017). Indonesia Peringkat Tertinggi Kasus Kekerasan di Sekolah. Retrivied from http://www.kpai.go.id/berita/indonesia-peringkat-tertinggi-kasus-kekerasan-di-sekolah.

Mahoney, J. L., Larson, R. W., & Eccles, J. S. (2005). Organized activities as contexts of development: Extracurricular activities, after school and community programs. Organized Activities As Contexts of Development: Extracurricular Activities, After School and Community Programs, July 2016, 1–552. https://doi.org/10.4324/9781410612748.

Nasional Tempo. (2018).Hari Anak Nasional, KPAI Catat Kasus Bullying Paling Banyak. Retrivied from https://nasional.tempo.co/read/1109584/hari-anak-nasional-kpai-catat-kasus-bullying-paling-banyak

Nantiasa, Jati. (2010). Penggunaan School Well-being pada Sekolah Menengah Atas (SMA) Bertaraf Internasional sebagai Barometer Evaluasi Sekolah. Jurnal UI Untuk Bangsa Seri Sosial dan Humaniora, 1.

Noble, T., McGrath, H.L Roffey, S. & Rowling, L (2008). Scoping Study Into Approaches to Student Well-being. Report to the Departement of Education, Employement and Workplace Relation.

Papalia, D. E., Olds, S. W., & Feldman, R. D. 2008. Human Development (Psikologi Perkembangan Edisi Kesepuluh). Jakarta: Kencana.

Rahardjo, Toto. (2018). Sekolah Biasa Saja. Yogyakarta : Insits Press

Ryff, Carol D. (1995). Psychological Well Being in Adult Life. American Psychology Society

Santrock, J.W (2007b). Remaja Jilid 2. Jakarta : Erlangga

Santrock, J.W. (2007c). Remaja. Jilid 2. Jakarta: Erlangga.

Slee, P. T., & Skrzypiec, G. (2016). Well-Being, Positive Peer Relations and Bullying in School Settings. https://doi.org/10.1007/978-3-319-43039-3.

Smith K.M dkk. 2010. Teori Pembelajaran dan Pengajaran Mengukur Kesuksesan Anda dalam Proses Belajar Mengajar Bersama Psikologi Pendidikan Dunia. Yogyakarta : Mirzan Media Pustaka.

Rigby, K. (2007). Bullying in schools: and what to do about it. Acer Press: Camberwell Australia.

Petegem, Creemers, Aelterman, Rossel. The Importance of Pre-Measurements of Wellbeing and Achievement for Student's Current Well-being. Journal South African Journal of Education. Vol (28) 451-468 2008.

Zakiyah, E.Z., Humaedi, S., & Santoso, M.B. (2017). Faktor Yang Mempengaruhi Remaja Dalam Melakukan Bullying. Jurnal Penelitian & PPM 4(2), 129-389.




DOI: http://dx.doi.org/10.24014/pib.v1i3.9848

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


REDAKSI : PSIKOBULETIN : BULETIN ILMIAH PSIKOLOGI

Jl. H.R. Soebrantas Km. 15.5 No. 155 Gedung Fakultas Psikologi UIN Sultan Syarif Kasim Riau Kel. Tuahmadani Kec. Tampan Pekanbaru - Riau 28293.

E-mail : psikobuletin@uin-suska.ac.id / Website :http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/Psikobuletin

 

 

View My Stats />

 

Flag CounterCreative Commons License

Psikobuletin : Buletin Ilmiah Psikologi by Fakultas Psikologi is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.