Mencari Kebahagiaan Di Panti Asuhan

Indah Damayanti, Don Ozzy Rihhandini

Abstract


Kasih sayang dan rasa aman adalah hak setiap anak. Akan tetapi, tidak semua anak beruntung memiliki orangtua dan keluarga yang utuh. Sebagian mereka harus mengalami kehilangan orangtua di masa kanak-kanak, dan tidak memiliki rumah atau keluarga yang mengasuh, sehingga mereka terpaksa tinggal di panti asuhan. Penelitian ini merupakan studi kualitatif komparatif untuk melihat gambaran kebahagiaan pada anak-anak asuh di Kota Pekanbaru dan Padang dan membandingkan kebahagiaan anak-anak asuh panti di kedua kota tersebut. Peneliti melakukan wawancara dan observasi terhadap 18 (delapan belas) anak asuh pada 3 (tiga) panti asuhan di Padang dan 3 (tiga) panti asuhan di Pekanbaru. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan antara kebahagiaan anak asuh di kota Pekanbaru dan kebahagiaan anak asuh di kota Padang. Faktor-faktor kebahagiaan yang ditemukan ialah berkumpul dan berjumpa dengan keluarga, bermain dan bercanda dengan teman, memiliki harapan dan cita-cita, mengikuti perlombaan sesuai kemampuan. Kesimpulan, anak-anak di panti asuhan merasa relatif bahagia hidup di panti karena bersama teman-teman, akan tetapi mereka merasa lebih bahagia apabila mereka dapat berkumpul bersama dengan keluarga.


Full Text:

PDF

References


Aesijah, S. (2014). Pengaruh pelatihan regulasi emosi terhadap kebahagiaan remaja panti asuhan yatim piatu. Tesis. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Andresen, S., dkk. (2010). Children and the good life : New challenges for research on children. New York : Springer.

Androe, G. (2009). Gambaran self esteem remaja yang tinggal di panti asuhan. Jurnal psikologi 7(2), 52-70.

Arif, I.S. (2016). Psikologi psositif : Pendekatan saintifik menuju kebahagiaan. Jakarta : Gramedia.

Atkinson, R.L., dkk. (1990). Introduction to psychology 10th edition. USA : Harcourt Brace Jovanovich Inc.

Carr, A.(2004). Positive psychology : The science of happiness and human strengths. New York : Brunner-Routledge

Chaplin, L.N. (2009). Please may I have a bike? Better yet, may I have a hug? An examination of children’s and adolecents’ happiness. Journal Happiness Study, 10, 541-562.

Creswell, J.W. (2010). Research design : Pendekatan kualitatif, kuantitatif dan mixed. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Collin, C., dkk. (2012). The psychology book. New York : DK Publishing.

Dalimunthe, K.L. (2009). Kajian mengenai kondisi psikososial anak yang dibesarkan di panti asuhan. Bandung : Universitas Padjajaran, Fakultas Psikologi.

Feldman, F. (2008). Whole life satisfaction concepts of happiness. Theoria, 74 (3), 219-238.

Hasbiansyah, O. (2008). Pendekatan feneomenologi : Pengantar praktik penelitian dalam ilmu sosial dan komunikasi. MediaTor, 9 (1), 163-180.

Holder, M. D. (2012). Happiness in children : Measurements, correlates, and enhancement of positive subjective well-being. London : Springer.

Holder, M. D & Klassen, A. (2010). Temperament and happiness in children. Journal Happiness Study, 11, 419-439.

Hurlock, E.B. (2002). Perkembangan anak jilid 1 edisi keenam. Jakarta: Erlangga.

Jensen, M. (2014, Februari). Smile as feedback expressions in interpersonal communication : A first acquitance context. Makalah dipresentasikan pada SSKKII-publications Technical Report, Sweden.

Karim, A. (2011). Data Panti Asuhan Yatim Piatu. Jakarta : Kementerian Agama Republik Indonesia.

Kumar, R.(1996). Research methodology: astep by step guide for beginners. London: Sage Publications, Inc.

Kurniawati, Y., Hong, J. (2015). May I have some more time to play, please?: An exploration of Javanese Indonesian children’s happiness. Research on Humanities and Social Sciences, 5 (12), 69-74.

Lapau, B. (2013). Metode penelitian kesehatan. Jakarta : Yayasan Pustaka Obor Indonesia

Moustakas, C.E. (1994). Phenomenological research methtods. California: Sage Publications Inc.

Myers, D.G., & Diener, E. (1995). Who is happy?. Psychological Science, 6(1)

O’Rourke, J. & Martin, C. (2010). Lucky to be happy : A study of happiness in Australian primary students. Australian Journal of educational and developmental psychology, 10, 94-107.

Papalia, D.E., Feldman, R.D., & Olds, S.W. (2008). Human development (11thed). McGraw Hill Higher Education.

Pilapil, A. C. D. (2015). Unfolding the psychological well-being of orphans : A qualitative study of Filipino children in an orphanage. International Journal of Social Science and Humanities Research, 3 (3), 404-415.

Poerwandari. E. K. (1998). Pendekatan kualitatif dalam penelitian psikologi. Jakarta : LPSP3 UI

Prabadewi. K.D.L., & Putu, N.W. (2014). Hubungan konsep diri akademik dengan motivasi berprestasi pada remaja awal yang tinggal di panti asuhan di Denpasar. Jurnal Psikologi Udayana, 1(2), 261-270.

Santrock, J. W. (2011). Perkembangan masa hidup edisi ketigabelas jilid 1. Jakarta : Erlangga.

Sarwono, S., dkk. (2009). Psikologi Sosial. Jakarta : Salemba Humanika.

Schubert, B., Rusyidi, B., Pratiwi, A.P., & Halim, M.A. (2015). Penilaian cepat program kesejahteraan sosial anak (PKSA). Jakarta : Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Seligman, M.E.P. (2002). Authentic happiness : Menciptakan kebahagiaan dengan psikologi positif. Diterjemahkan oleh Eva Y.N. Bandung: Mizan.Aesijah, S. (2014). Pengaruh pelatihan regulasi emosi terhadap kebahagiaan remaja panti asuhan yatim piatu. Tesis. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Andresen, S., dkk. (2010). Children and the good life : New challenges for research on children. New York : Springer.

Androe, G. (2009). Gambaran self esteem remaja yang tinggal di panti asuhan. Jurnal psikologi 7(2), 52-70.

Arif, I.S. (2016). Psikologi psositif : Pendekatan saintifik menuju kebahagiaan. Jakarta : Gramedia.

Atkinson, R.L., dkk. (1990). Introduction to psychology 10th edition. USA : Harcourt Brace Jovanovich Inc.

Carr, A.(2004). Positive psychology : The science of happiness and human strengths. New York : Brunner-Routledge

Chaplin, L.N. (2009). Please may I have a bike? Better yet, may I have a hug? An examination of children’s and adolecents’ happiness. Journal Happiness Study, 10, 541-562.

Creswell, J.W. (2010). Research design : Pendekatan kualitatif, kuantitatif dan mixed. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Collin, C., dkk. (2012). The psychology book. New York : DK Publishing.

Dalimunthe, K.L. (2009). Kajian mengenai kondisi psikososial anak yang dibesarkan di panti asuhan. Bandung : Universitas Padjajaran, Fakultas Psikologi.

Feldman, F. (2008). Whole life satisfaction concepts of happiness. Theoria, 74 (3), 219-238.

Hasbiansyah, O. (2008). Pendekatan feneomenologi : Pengantar praktik penelitian dalam ilmu sosial dan komunikasi. MediaTor, 9 (1), 163-180.

Holder, M. D. (2012). Happiness in children : Measurements, correlates, and enhancement of positive subjective well-being. London : Springer.

Holder, M. D & Klassen, A. (2010). Temperament and happiness in children. Journal Happiness Study, 11, 419-439.

Hurlock, E.B. (2002). Perkembangan anak jilid 1 edisi keenam. Jakarta: Erlangga.

Jensen, M. (2014, Februari). Smile as feedback expressions in interpersonal communication : A first acquitance context. Makalah dipresentasikan pada SSKKII-publications Technical Report, Sweden.

Karim, A. (2011). Data Panti Asuhan Yatim Piatu. Jakarta : Kementerian Agama Republik Indonesia.

Kumar, R.(1996). Research methodology: step by step guide for beginners. London: Sage Publications, Inc.

Kurniawati, Y., Hong, J. (2015). May I have some more time to play, please?: An exploration of Javanese Indonesian children’s happiness. Research on Humanities and Social Sciences, 5 (12), 69-74.

Lapau, B. (2013). Metode penelitian kesehatan. Jakarta : Yayasan Pustaka Obor Indonesia

Moustakas, C.E. (1994). Phenomenological research methtods. California: Sage Publications Inc.

Myers, D.G., & Diener, E. (1995). Who is happy?. Psychological Science, 6(1)

O’Rourke, J. & Martin, C. (2010). Lucky to be happy : A study of happiness in Australian primary students. Australian Journal of educational and developmental psychology, 10, 94-107.

Papalia, D.E., Feldman, R.D., & Olds, S.W. (2008). Human development (11thed). McGraw Hill Higher Education.

Pilapil, A. C. D. (2015). Unfolding the psychological well-being of orphans: A qualitative study of Filipino children in an orphanage. International Journal of Social Science and Humanities Research, 3 (3), 404-415.

Poerwandari. E. K. (1998). Pendekatan kualitatif dalam penelitian psikologi. Jakarta : LPSP3 UI

Prabadewi. K.D.L., & Putu, N.W. (2014). Hubungan konsep diri akademik dengan motivasi berprestasi pada remaja awal yang tinggal di panti asuhan di Denpasar. Jurnal Psikologi Udayana, 1(2), 261-270.

Santrock, J. W. (2011). Perkembangan masa hidup edisi ketigabelas jilid 1. Jakarta : Erlangga.

Sarwono, S., dkk. (2009). Psikologi Sosial. Jakarta : Salemba Humanika.

Schubert, B., Rusyidi, B., Pratiwi, A.P., & Halim, M.A. (2015). Penilaian cepat program kesejahteraan sosial anak (PKSA). Jakarta : Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Seligman, M.E.P. (2002). Authentic happiness : Menciptakan kebahagiaan dengan psikologi positif. Diterjemahkan oleh Eva Y.N. Bandung: Mizan.

Shaffer, D. R. (1985). Development psychology. California: Wodsworth Publishing Company, Inc.

Sugiyono. (2008). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan r&d. Bandung: Alfabeta

Thoilliez, B. (2011). How to grow up happy: An exploratory study on the meaning of happiness from children’s voices. Child Indicators Research, 4(2), 323-351.

Veenhoven, R. (2006). .Healthy happiness: Effect of happiness on physical health and the consequences for preventive health care. Journal of Happiness Studies, 9, 449-469.

Yusuf, A. M. (2014). Metode penelitian : kuantitatif, kualitatif, dan penelitian gabungan edisi pertama. Jakarta : Kencana

Shaffer, D. R. (1985). Development psychology. California: Wodsworth Publishing Company, Inc.

Sugiyono. (2008). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan r&d. Bandung: Alfabeta

Thoilliez, B. (2011). How to grow up happy: An exploratory study on the meaning of happiness from children’s voices. Child Indicators Research, 4(2), 323-351.

Veenhoven, R. (2006). .Healthy happiness: Effect of happiness on physical health and the consequences for preventive health care. Journal of Happiness Studies, 9, 449-469.

Yusuf, A. M. (2014). Metode penelitian : kuantitatif, kualitatif, dan penelitian gabungan edisi pertama. Jakarta : Kencana




DOI: http://dx.doi.org/10.24014/pib.v2i2.12488

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


REDAKSI : PSIKOBULETIN : BULETIN ILMIAH PSIKOLOGI

Jl. H.R. Soebrantas Km. 15.5 No. 155 Gedung Fakultas Psikologi UIN Sultan Syarif Kasim Riau Kel. Tuahmadani Kec. Tampan Pekanbaru - Riau 28293.

E-mail : psikobuletin@uin-suska.ac.id / Website :http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/Psikobuletin

 

 

View My Stats 

 

Flag CounterCreative Commons License

Psikobuletin : Buletin Ilmiah Psikologi by Fakultas Psikologi is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.