Manajemen Pendidikan Nilai-Nilai Multikultural dalam Pembentukan Karakter Religius Siswa di MAN Yogyakarta III tahun Pelajaran 2016/2017

Hanik Baroroh

Abstract


Fokus kajian pada penelitian ini dilatar belakangi dari munculnya berbagai bentuk kekerasan yang cukup beragam di sekolah yang timbul karena adanya keberagaman yang terjadi antar siswa dalam berbagai hal, sehingga sangat diperlukan adanya pendidikan nilai-nilai multikultural dalam pembentukan karakter religius yang melibatkan serangkaian proses manajemen di sekolah. Tujuannya yaitu untuk mewujudkan siswa menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa yang pertama, dalam pelaksanaan manajemen pendidikan nilai-nilai multikultural di MAN Yogyakarta III meliputi empat tahap, yaitu perencanaan yang dilaksanakan melalui tiga proses, pengorganisasian yang terdiri dari dua kelompok, penggerakan yang terdiri dari dua bentuk penggerakan, dan pengawasan yang dibagi menjadi dua bentuk pengawasan. Kedua, implementasi nilai-nilai pendidikan multikulural dalam pembentukan karakter religius dilakukan melalui tiga proses yaitu kegiatan rutin yang diterapkan melalui tiga kegiatan, kegiatan spontan yang diadakan pada waktu tertentu, dan pengondisian yang diterapkan melalui berbagai tulisan yang memotivasi.

Full Text:

PDF

References


Al-Attas, Syed Muhammad Al-Naquib, Konsep Pendidikan dalam Islam terj. Haidar Bagir, Bandung: Mizan, 1984.

Ahmad Muzakkil Anam, “Penanaman Nilai-nilai Pendidikan Multikultural di Perguruan Tinggi: Studi Kasus di Universitas Islam Malang”, Tesis UIN Maulana Malik IbrahimMalang, 2016.

Aly, Abdullah, Pendidikan Islam Multikultural di Pesantren, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2011.

Arikunto, Suharsimi dan Lia Yuliana, Manajemen Pendidikan, Yogyakarta: Aditya Media, 2008.

Asmani, Jamal Ma’mur, Buku Panduan Internalisasi Pendidikan Karakter di Sekolah, Yogyakarta: Diva Press, 2012.

Chotimah, Chusnul dan Muhammad Fathurrohman, Komplemen Manajemen Pendidikan Islam: Konsep Integratif Pelengkap Manajemen Pendidikan Islam, Yogyakarta: Teras, 2014.

Fathurrohman, Muhammad, Budaya Religius dalam Peningkatan Mutu Pendidikan, Yogyakarta: Kalimedia, 2015.

Fhoma, Rahmi, Internalisasi Nilai-nilai Multikultural, dalam, Yurdi Hasan (ed), Multikulturallisme: Menuju Pendidikan Berbasis Multikultural, Banda Aceh: YAB, 2011.

Gunawan, Heri, Pendidikan Karakter Konsep dan Implementasi, Bandung: Alfabeta, 2012.

Kementrian Pendidikan Nasional dikutip oleh Suyadi, Strategi Pembelajaran Pendidikan Karakter, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2013.

Latif, Abdul, Pendidikan Berbasis Nilai Kemasyarakatan, Bandung: Refika Aditama, 2007.

Lickona, Thomas, Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility terj. Juma Abdu Wamaungo, Jakarta:Bumi Aksara, 2013.

Machali, Imam dan Ara Hidayat, The Handbook of Education Management: Teori dan Praktik Pengelolaan Sekolah/Madrasah di Indonesia, Jakarta: Prenada Media, 2016.

Majid, Abdul dan Dian Andayani, Pendidikan Kakarter Perspektif Islam, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2011.

Merfat Ayesh Alsubale, “Examples of Current Issues in the Multicultural Classroom”, Journal of Education and Practice, No. 10, Vol. VI, 2015.

Miles dan Huberman dalam Herdiansyah, Metodologi Penelitian Kualitatif untuk ilmu-ilmu sosial, Jakarta: Salemba Humanika, 2012.

Muhaimin, Paradigma Pendidikan Islam: Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama Islam di Sekolah, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2012.

Mulyana, Demokrasi dalam Budaya Lokal, Yogyakarta: Tiara wacana, 2005.

Permendikbud RI No 24 Tahun 2016 tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Pelajaran pada Kurikulum 2013, Jakarta: Dirjen Peraturan Perundang-undangan Kemenkumham RI, 2016.

Permendikbud RI No. 69 Tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Menenggah Atas/Madrasah Aliyah, Jakarta: Menkumham, 2013.

Sagala, Syaiful, Manajemen Strategik dalam Peningkatan Mutu Pendidikan, Bandung: Alfabeta, 2010.

Salmiwati, “Urgensi Pendidikan Agama Islam dalam Pengembangan Nilai-nilai Multikultural” Jurnal Al-Ta’lim, Jilid I, Nomor 4 Februari 2013.

Samani, Muchlas dan Hariyanto, Konsep dan Model Pendidikan Karakter, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2012.

Sugiyono,Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Bandung: Alfabeta, 2009.

Thabroni, Muhammad dan Arif Mustafa, Belajar dan Pembelajaran: Pengembangan Wacana dan Praktik Pembelajaran dalam Pembangunan Nasional, Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2011.

Usman, Husaini, Manajemen: Teori Praktik dan Riset Pendidikan Ed. 2, Jakarta: Bumi Aksara, 2008.

Undang-undang SISDIKNAS, No. 20 Tahun 2003, Bab III, Prinsip Penyelenggaraan Pendidikan, Pasal 4.

Yaqin, M. Ainul, Pendidikan Multikultural : Cross-cultural Understanding untuk Demokrasi dan Keadilan, Yogyakarta: Nuansa Aksara, 2005

Zamroni, Pendidikan Demokrasi pada Masyarakat Multikultural, Yogyakarta: Gavin Kalam Utama, 2011.

http://www.kpai.go.id/berita/kpai-quo-vadis-perlindungan-anak-di-sekolah-antara-norma-dan-realita, diakses tanggal 2 Februari 2017.




DOI: http://dx.doi.org/10.24014/ijiem.v1i2.6623

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Indexed by: