Potensi dan Strategi Pengembangan Wakaf Uang di Indonesia

Haniah Lubis

Abstract


Sebagai salah satu instrumen wakaf produktif, wakaf uang merupakan hal yang masih baru di Indonesia. Peluang untuk wakaf uang ada setelah Majelis Ulama Indonesia mengeluarkan  fatwa tentang bolehnya wakaf uang tahun 2002. Peluang yang lebih besar setelah disahkannya rancangan Undang-Undang Wakaf menjadi Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf. Dengan adanya Undang-Undang Wakaf tersebut memberikan harapan kepada semua pihak dalam upaya pemberdayaan ekonomi rakyat, di samping untuk kepentingan peribadatan dan sarana sosial lainnya. Permasalahan pokok dalam paper ini adalah bagaimana potensi wakaf uang di Indonesia dan hal apa saya yang menjadi kendala dalam pengembangan wakaf uang di Indonesia. Dengan demikian tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran potensi wakaf uang di Indonesia dan mendapat gambaran hal- hal apa saja yang menjadi kendala dalam pengembangan wakaf uang di Indonesia dalam upaya pemberdayaan ekonomi umat. Adapun metode yang digunakan dalam tulisan ini merupakan kerangka tulisan hasil pemikiran (library riset). Sebagai lembaga resmi yang ditunjuk pemerintah untuk mensukseskan gerakan wakaf uang di Indonesia, Lembaga Keuangan Syraiah Penerima Wakaf  Uang  (LKS-PWU) memiliki tanggung jawab yang tidak kecil dalam menentukan sukses tidaknya gerakan wakaf uang di Indonesia. Bersama dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI), LKS-PWU dapat melakukan kerja produktif untuk dapat mesukseskan program wakaf uang tersebut. Sejauh ini kerjasama LKS dan BWI yang ada di Indonesia belum berjalan dengan baik. Sehingga  kerjasama ini perlu ditingkatkan dalam bentuk yang lebih konkrit dan praktis sehingga gerakan wakaf uang bisa menjangkau sasaran wakif yang lebih luas yang pada gilirannya dapat menggalang dana wakaf uang.

 


Full Text:

PDF

References


Alaidin, dkk, ksplorasi Praktik Hukum Islam Wakaf Produktif dan Akuntabilitas Lembaga-Lembaga Wakaf di Indonesia, Pekanbaru: LPPM UIN SUSKA RIAU, 2018,

Al-‘Utsaimin Syaikh Muhammad bin Shalih, Panduan Wakaf, Hibah, dan Wasiat, Terj. Abu Hudzaifah, Jakarta: Pustaka Imam Asy-Syafi’i, 2008

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Direktorat Pemberdayaan Wakaf, Himpunan Peraturan Perundang-Undangan Tentang Wakaf, Jakarta: Kementerian Agama RI, 2011

Edwin Nasution, Mustafa dan Uswatun Hasanah, Tunai – Inovasi Finansial Islam, Peluang dan Tantangan Dalam Mewujudkan Kesejahteraan Umat, Pusat Kajian Timur Tengah dan Islam,Universitas Indonesia bekerja sama dengan Bank Indonesia, didukung oleh Departemen Agama RI, Jakarta, 2005

Effendy, Muhammad Ilham, Tesis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Persepsi Para Muzakki BAZNAS- Dompet Dhu’afa untuk Berwakaf Melalui Wakaf Tunai, Univertsitas Indonesia, 2007.

Efrizon, A., Tesis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemahaman Masyarakat terhadap Wakaf Uang, Universitas Indonesia, 2008.

Irhas:_Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kemenag Propinsi Riau merangkap sebagai Sekretaris BWI Propinsi Riau, (wawancara), pada tangal 7 April 2015.

Jurnal Dialog Balitbang Kemenag RI No. 70, Tahun XXXIII, 2010

Nafis , M. Cholis, Al-Awqaf: Aplikasi Wakaf Uang di Indonesia, Jakarta: Badan Wakaf Indonesia, 2011

Qodir, Abdul, Al-Awqaf: Wakaf dan Praktik Istibdal Tanah Wakaf di Indonesia, Jakarta: Badan Wakaf Indonesia, Volume IV, Nomor 02 Juli 2011

Satori, Djam’an, dan Aan Komariah, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: Alpabeta, 2011

Sudarsono ,Heri, Bank dan Lembaga Keuangan Syari’ah Deskripsi dan Ilustrasi, Yogyakarta: Ekonisia, 2004

Suhendi, Hendi, Fiqh Muamalah, (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada), 2011.

Laporan Pengelolaan Wakaf Uang Badan Wakaf Indonesia 2011.

www.bwi.or.id




DOI: http://dx.doi.org/10.24014/ibf.v1i1.9373

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats

Indexed by :